Sabtu, 28 Juli 2012

NN

So many wishes
So many smiles

Too many stories
Too few times
 Too many memories
Too few words

For my lovely friend, Happy birthday. 





Rabu, 11 Juli 2012

Dia Tidak Mengerti



Aku menangis di depanmu. Dan kau, hanya memberikanku selembar tisu.

"Kau telah melukai hatiku. Hatiku yang sakit. Tisu takkan bisa mengobatinya."

Harusnya kau tahu itu.

Senin, 02 Juli 2012

Let You Go

Oleh : Novayuandini Gemilang

Dalam rangka event Yuk, Rangkai 99 Kata Bersama GagasMedia


JUDUL : Let You Go
 
Gerimisku telah pergi, baru saja. Sebelum malam datang sepenuhnya untuk mendamba rembulan. Kau, pergi membawa satin merah kita tanpa mengucapkan selamat tinggal atau selamat jalan atau apapun seperti yang dikisahkan dalam dongeng semusim.
 
"Aku lelah memilikimu, Ai." Ucapmu di malam itu.

Kelelahan yang seketika membuat semua jalan kita menjadi buntu. 
 
Seandainya semua kata-katamu hanyalah mimpi di siang bolong. Tapi nyatanya, gerimis itu benar-benar telah pergi. Ya, gerimisku. Memaksa bagian hati ini untuk kembali jatuh cinta sendirian. Mulai malam ini, dan malam-malam sesudahnya. Mencari tepi langit dalam keheningan panjang rintik hujan, sesuatu yang sudah jelas takkan kutemukan.
 


Tips Merawat Kesehatan dan Kecantikan Diri bagi Muslimah

Hari Jumat 29 Juni 2012 kemarin, saya mengikuti sebuah acara yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus Universitas Negeri Jakarta. Nama acaranya Salimah PArty (SPA). Acara ini dikhususkan untuk para muslimah UNJ dan kali ini bertemakan Kecantikan dan Perawatan Diri Muslimah. Rundown acaranya adalah Seminar Kecantikan dengan dr.Dewi Inong (dokter kecantikan), outbond, hang-out, makan bareng, dan lain-lain.  Awalnya, menurut sebuah poto yang di-tag ke akun facebook saya, acara ini akan diadakan di Taman Mini Indonesia Indah, namun mungkin karena satu dan lain hal akhirnya dipindahkan ke Arena Prestasi Fakultas Ilmu Sosial UNJ dan diputuskan bahwa acaranya hanya Seminar Kecantikan dan Ngemil Bareng.



Sekitar jam 12.30 WIB, saya sampai di kampus dan saat memarkir motor saya bertemu seorang teman, Dine namanya. Akhirnya kami berdua menuju Arena Prestasi FIS. Suasana di sana cukup ramai. Terlihat sekitar tiga puluh peserta yang sedang mendengarkan dengan seksama presentasi dari dr. Dewi Inong. Saat saya datang, dr. Dewi Inong sedang menjelaskan tentang bagaimana caranya merawat diri bagi seorang muslimah. Perlu diingat, perawatan disini tujuan utamanya untuk menjaga penampilan dan kesehatan diri, dan tentu saja untuk bekal ketika muslimah sudah menikah nanti (ehem). Kata dr.Inong sih, kalau sudah menjadi seorang istri itu tampil cantik di hadapan suami wajib hukumnya. Jadi, bukan untuk gaya-gayaan atau menor sembarangan yaaa :)

Dikarenakan saya tidak mengikuti seminar ini dari awal, jadi mohon maaf ya agak kurang lengkap informasinya. Tapi intinya begini, perawatan diri muslimah diklasifikasikan menjadi beberapa bagian yakni rambut, wajah dan leher, gigi mulut dan bibir, tubuh (bawah leher hingga ujung kaki), dan organ kewanitaan. Berikut penjelasan singkat yang sempat saya catat mengenai cara merawat diri dari dr. Dewi Inong.

(1) Rambut
dr. Dewi Inong bercerita, pernah ada seorang pasiennya (wanita) yang mengeluhkan bahwa rambutnya menjadi rontok semenjak berkerudung. Sebelum datang ke dr. Dewi, wanita ini sempat mengunjungi dokter kecantikan lain. Ketika ia mengatakan, "Dok, rambut saya rontok, sepertinya semenjak memakai kerudung." Tau nggak apa jawaban dokter itu? "Siapa suruh pakai kerudung!" Jiah... gubrak! Begini nih kalau datang ke dokter yang sesat, dapat sarannya pun kacau, hehehe.

dr. Dewi pernah melakukan penelitian tentang korelasi pemakaian kerudung dengan rontoknya rambut. Dan, hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang berarti antara pemakaian kerudung dengan kerontokan rambut. Hasil penelitian ini sudah tersebar kemana-mana, termasuk media luar negeri. Subhanallah! Jadi, buat yang belum berkerudung karena alasan takut rontok, argumennya terpatahkan yaaa ^_^

Sekarang, bagaimana kita peduli akan kesehatan rambut kita. Yaaa dirawat dong. Jangan mentang-mentang berkerudung dan rambutnya tidak kelihatan, akhirnya keramasnya satu minggu sekali atau bahkan sebulan sekali (Oh Noooo!). Ditambah lagi, ikatan rambut nggak pernah dibuka bahkan saat tidur, ckck. Itu sih jelas kesalahan bukan pada kerudungnya, tapi tabiat kita!

Buat kita yang berkerudung, hampir setiap hari rambut kita diikat dan tidak mendapat udara. Nah, disarankan jangan mengikat terlalu kencang dan buka ikatan saat tidur. Keramaslah dua hari sekali, gunakan shampo sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit kepala serta rambut kita.

Hmm, saya masih memakai produk shampoo dan conditioner dari Sunsilk, bagus kok tapi memang belum dapat sertifikat halal. Tapi menurut dr. Dewi Inong, produk perawatan rambut jarang sekali ada kandungan yang berpotensi haram. Tapi kalau sudah habis, saya juga maunya beralih ke produk perawatan yang halal, insya Allah.


Oya, teman-teman tau kan tentang larangan mengecat rambut menjadi warna hitam?

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim). 

Ulama besar Syafi’iyah, An Nawawi membawakan hadits ini dalam Bab “Dianjurkannya menyemir uban dengan shofroh (warna kuning), hamroh (warna merah) dan diharamkan menggunakan warna hitam”.

Ketika menjelaskan hadits di atas An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Menurut madzhab kami (Syafi’iyah), menyemir uban berlaku bagi laki-laki maupun perempuan yaitu dengan shofroh (warna kuning) atau hamroh (warna merah) dan diharamkan menyemir uban dengan warna hitam menurut pendapat yang terkuat. Ada pula yang mengatakan bahwa hukumnya hanyalah makruh (makruh tanzih). Namun pendapat yang menyatakan haram lebih tepat berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “hindarilah warna hitam”. Inilah pendapat dalam madzhab kami.”

Nah, di islam kan sudah jelas tuh larangan untuk mengecat rambut dengan warna hitam. Ketika hadits tersebut dikritisi kedalam ranah sains alam, maka didapatkan sebuah hikmah yang dapat dibenarkan. Kebenaran yang terdapat pada larangan tdrsebut yakni cat rambut berwarna hitam pada umumnya mengandung bahan kimia yang berbahaya. Kandungan cat rambut hitam pada umumnya terdiri dari senyawa para-phenylenediamine (PPD).

Senyawa PPD tersebut adalah senyawa yang tidak berwarna tetapi mempunyai warna yang kaya ketika bereaksi dengan oksigen yang terkandung dalam bahan-bahan pewarna rambut, seperti hidrogen peroksida. Senyawa PPD akan membentuk warna hitam apabila kontak dengan rambut. Bahan sintetik tersebut dapat menimbulakan alergi diantaranya ruam ringan. Senyawa sintetik tersebut dapat mengakibatkan reaksi menjadi parah, yakni menyebabkan iritasi kulit yang serius, atau bahkan anafilaksis (reaksi alergi akut dan hebat). 
Salah satu kasus mengenai pengecatan rambut dengan warna hitam adalah yang dialami oleh Bethany Rodd. Gadis 16 tаhυn іnі harus mengalami pembengkakan раdа wajah dаn mata уаng nyaris buta ѕеtеlаh mewarnai rambut dеngаn cat semi permanen. Usai mewarnai rambut dеngаn cat warna hitam, dіа tаk merasakan gejala apapun. Nаmυn seminggu kеmυdіаn, ѕааt warna catnya mυlаі memudar, Bethany mυlаі merasakan sesuatu уаng berbeda. Wajahnya mυlаі membengkak dаn membuat matanya nyaris tertutup. Diduga, іtυ akibat раrа-phenylenediamine (PPD), pewarna kimia digunakan ѕесаrа lυаѕ уаng  dapat memicu reaksi alergi. (dilansir dari beberapa media online dan pernah ditayangkan di Spotlite Trans 7).

Merubah warna rambut menjadi warna hitam adalah larangan dalam agama islam, terbukti banyak korban alergi PPD, sedangkan merubah warna rambut selain warna hit`m adalah diperbolehkan oleh agama islam (pembuktiannya yakni belum terdapat alergi menggunakan cat rambut warna selain warna hitam).

dr. Dewi Inong sendiri saat mengikuti sebuah konferensi internasional di luar negeri mengenai kecantikan dan kesehatan (saya lupa nama negaranya), mendengar sebuah pernyataan dari seorang Profesor (nonmuslim). Kira-kira begini, "Saat ini, sangat banyak masyarakat yang mewarnai rambutnya dengan berbagai warna. Terlebih para remaja. Di Amerika sendiri, bahkan anak usia dua belas tahun sudah mulai mengecat rambutnya. Belum lagi para orang tua yang mengecat rambutnya dengan warna hitam untuk menutupi rambutnya yang memutih (uban), padahal cat warna hitam adalah yang paling berbahaya kandungannya." Subhanallah! dr. Dewi Inong langsung bergetar saat itu dan menitikkan air mata. Betapa Allah begitu luar biasa Maha Kuasa...

Lantas, bolehkah menggunakan jenis pewarna lainnya –selain inai dan pacar, inai saja, za’faron dan wars- untuk mengubah uban semacam dengan pewarna sintetik? Jawabannya: boleh karena yang penting adalah tujuannya tercapai yaitu merubah warna uban selain dengan warna hitam. Sebagaimana keumuman hadits:

غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim). Di sini menggunakan kata syaa-i’, bentuk nakiroh, yang menunjukkan mutlak (baca: umum). Namun kalau pewarna tersebut tidak menyerap ke rambut, malah membentuk lapisan tersendiri di kulit rambut, maka pewarna semacam ini harus dihindari karena dapat menyebabkan air tidak masuk ke kulit rambut ketika berwudhu sehingga dapat menyebabkan wudhu tidak sah. Wallahu a’lam. (dikutip dari sini : http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2873-hukum-menyemir-rambut.html)

Menurut saya sendiri, lebih baik hindari mengecat rambut. Terima dan syukurilah apa yang sudah diberikan oleh Allah :)
 

(2) Wajah dan Leher
Perawatan dasar untuk wajah dan leher yakni facial wash (sabun cuci muka) yang rutin dipakai dua kali sehari yakni saat mandi. Kemudian, sangat dianjurkan untuk memakai sun block (tabir surya) sekitar lima belas menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan (terkena sinar matahari). dr. Dewi Inong menganjurkan untuk memakai tabir surya ketika akan keluar rumah, kalau habis berwudhu dan kira-kira akan terkena sinar matahari, maka pakaikan lagi. Pakailah tabir surya secara tipis dan merata ke seluruh wajah dan leher. 

Oia, muslimah yang memakai kerudung biasanya memiliki masalah pada wajah yakni bagian kulit wajah yang tertutup kerudung dan yang tidak menjadi belang (yang terkena sinar matahari lebih gelap dibanding bagian yang tertutup kerudung). Nah, tabir surya ini menjadi salah satu solusinya. Pakailah secara rutin sebelum akan beraktivitas di luar ruangan. Buat muslimah yang gemar memasak, pakai juga ketika berhadapan di depan kompor atau penggorengan. Karena panas yang berasal dari kompor dan penggorengan tersebut juga berdampak pada kulit wajah kita.

dr. Dewi Inong menyarankan untuk memakai perlengkapan kecantikan dan kosmetik yang halal. Di Indonesia sendiri, sudah ada tiga brand produk kecantikan yang memiliki label halal yakni Wardah, La Tulipe (termasuk LT-Pro), dan Ristra. Kenapa harus halal? Jelaslah, bahwa sebagai seorang muslim apapun yang kita pakai harus halal dan baik. Salah satu mengapa sertifikat halal menjadi penting, karena banyak produk kecantikan yang masih mengandung kolagen dan gelatin yang berasal dari bagian tubuh babi (karena paling murah dibanding hewan lain). Jelasnya bisa dibaca disini http://almanhaj.or.id/content/3170/slash/0

Selain sabun cuci muka dan tabir surya, sebelum tidur dianjurkan untuk membersihkan wajah menggunakan susu pembersih. Caranya mudah, cukup oleskan secara merata susu pembersih ke seluruh wajah dan leher, pijat dengan lembut beberapa saat (arah pijatan ke atas ya, agar pipi tidak turun), lalu bersihkan dengan kapas atau tisu wajah. Lebih bagus lagi kalau punya face tonernya. Kemudian, cuci muka, keringkan, dan oleskan krim malam ke seluruh wajah dan leher. Saya sendiri sedang dalam proses mencoba menggunakan produk dari Wardah setelah sebelumnya masih memakai produk kecantikan yang belum jelas kehalalannya, mudah-mudahan cocok, ya.


facial wash (Rp10.500)

  sun block (Rp23.000)


 
milk cleanser & face tonic (Rp15.000 & Rp13.500)


Night Cream (Rp26.000)


 Bedak padat (Rp35.000)


Semua produk yang saya pakai ini adalah rangkaian produk perawatan khusus wajah yang berminyak. Untuk kulit normal juga ada, kok.

(3) Gigi, mulut, dan bibir
Seperti standar pada umumnya, sikat gigi minimal dua kali sehari yakni pagi hari setelah sarapan (jangan saat mandi, karena habis mandi kan makan) dan sebelum tidur. Ini wajibbbbbb! Boleh juga memakai obat kumur setelah menyikat gigi, cari yang nonalkohol ya. Kalau saya sendiri memakai sikat gigi dari Ciptadent, pasta dari Formula dan obat kumur dari Pepsodent (beda semua, hahaha). Obat kumurnya masih mengandung alkohol nih, baru mau nyari yang nonalkohol.


Perawatan bibir sendiri bisa dilakukan dengan memakai pelembab bibir (lip gloss) yang bermanfaat untuk menyembuhkan bibir pecah-pecah, kering, dan kehitaman agar kemballi sehat, lembab, dan cerah. Kalau saya sendiri, karena belum suka memakai lipstick yang berwarna, makanya pakai lip gloss yang tanpa warna dari Wardah.

Lip gloss transparan (Rp20.000)

(4) Tubuh
dr. Dewi Inong menganjurkan agar para muslimah mandi setiap hari (yaiyaaaalaah), dua kali dalam sehari tentunya. Dan, mandinya jangan asal mandi jebar-jebur, tapi harus serius. Mandi adalah salah satu cara merawat tubuh yang paling efektif, efisien, dan murah. Jadi, jangan asal-asalan. Biasakan mandi menggunakan air (jangan pakai pasir), lalu memakai sabun yang PH-nya sesuai, standarnya PH 5,5. Buat yang pakai lulur scrub juga boleh, tapi pilihlah scrub yang butirannya kecil dan lembut. Kalau saya sih pakai Lulur Mandi Purbasari, ini lembut kok dan aman untuk dipakai setiap mandi.

Lulur mandi Purbasari (Rp11.000 kalau ga salah)

Untuk deodorant, tadinya saya memakai Rexona, tapi memang sih meninggalkan warna kekuningan di baju dan membuat ketiak menjadi agak hitam. Nah, dr. Dewi Inong menyarankan menggunakan produk deodorant dari Wardah, selain halal juga terbukti tidak memiliki dua dampak di atas (dr. Dewi adalah pemakainya jadi teruji secara klinis, hehehe). Buat yang punya masalah bau badan, rutin pakai deodorant ya, kan malu juga muslimah tapi bau peyeeem :p



Apalagi yaa... hmm oia! Hand and body lotion saya masih pakai produk Vaselin, karena memang masih banyak nih, jadi tunggu habis dulu ya baru coba pakai produk Wardah atau lain (yang halal). Hehehehe. Hand and body lotion ini bermanfaat untuk membuat kulit lembut, cerah, dan terlindung dari matahari. Khususnya bagi muslimah dimana hanya telapak & punggung tangan dan wajahnya yang kelihatan dan terkena sinar matahari, ini menjadi perlu. Wajah kan sudah dilindungi oleh tabir surya, dan hand and body lotion ini melindungi bagian tangan. Oleskan secara merata ke seluruh tubuh ya (kecuali wajah dan leher).

PENTING! dr. Dewi Inong menganjurkan kita untuk olah raga setiap hari, nggak usah yang berat-berat, cukup jogging atau berjalan kaki dengan kecepatan 20-40 km/jam selama tiga puluh menit setiap harinya. Dan... usahakan sebelum jam delapan pagi biar sinar matahari yang terserap ke tubuh melalui tangan dan wajah adalah sinar matahari yang baik, dimana itu berguna untuk tulang kita supaya nggak cepat keropos. FYI, dr. Dewi mengatakan bahwa sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa tubuh yang terkena paparan sinar matahari setiap hari sangat rentan terkena resiko kanker kulit. Beruntung banget ya kita yang berhijab, terlindungi. Subahanallah-nya lagi, memang bagian tangan dan wajah sajalah yang tahan dan aman meski terkena paparan sinar matahari. Subhanallah! perintah Allah memang pasti mengandung maslahat :)

(5) Organ Kewanitaan
Struktur anatomi organ kewanitaan dari atas ke bawah : lubang kencing (uretra), jalan lahir (vagina), dan anus dibagian paling belakang. Pada wanita ketiga organ ini sangatlah berdekatan, lain halnya pada laki-laki. Oleh karena itu kita sangat perlu memperhatikan dan menjaga kebersihan daerah kewanitaan kita.
Cara membersihkan daerah kewanitaan yang terbaik ialah membasuhnya dengan air bersih. Satu hal yang harus diperhatikan dalam membasuh daerah kewanitaan kita, terutama setelah buang air besar (BAB), yaitu dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang (dari vagina ke arah anus), bukan sebaliknya. Mengapa demikian? karena apabila kita terbalik arah membasuhnya, maka kuman dari daerah anus akan terbawa ke depan dan dapat masuk ke dalam vagina. Apabila kita menggunakan sabun untuk membersihkan daerah intim kita, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan pH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-pH netral.

Bagaimana dengan sabun atau pembersih khusus vagina?
Sebaiknya kita menghindari pemakaian berbagai jenis pembersih vagina, sebab di dalam vagina kita sebenarnya telah ada suatu mekanisme alami yang telah diciptakan Allah SWT, dimana mekanisme alami ini akan mempertahankan keseimbangan keasaman vagina kita. Mekanisme ini diperankan oleh bakteri normal yang secara alami terdapat dalam vagina kita. Apabila keseimbangan tersebut terganggu, bakteri baik dalam vagina akan mati dan malah akan berkembang bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.
Apabila kita membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun dan sejenisnya, sebaiknya hanya dibagian luar saja. Misalnya bagi wanita yang sudah besuami, setelah berhubungan suami-istri, kita boleh menggunakan pembersih vagina, yaitu untuk mengembalikan keasaman vagina, karena sifat sperma laki-laki adalah basa. Tapi sekali lagi dr. Dewi Inong menekankan hanya di bagian luarnya saja, jangan disemprotkan kedalam vagina.

Sebaiknya gunakan sabun bayi karena biasanya sabun bayi memiliki pH netral. Setelah memakai sabun, hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), karena kalau masih ada sisa sabun yang tertinggal malah dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, harus dikeringkan dengan handuk atau tissue, tetapi jangan digosok-gosok.

Dr. Dewi Inong juga menekankan jangan menggunakan bedak untuk daerah kewanitaan, termasuk juga pada bayi terutama bayi perempuan. Sebab menurut penelitian terbaru, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk. Mengapa demikian? Karena bedak tersebut dapat masuk kedalam vagina yang dikemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti misalnya tumor (granuloma, dsb).

Jika kita ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ketelapak tangan kita, baru kemudian kita usapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Hal ini untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam vagina bayi.

Hal lain yang juga ditekankan oleh beliau adalah jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam organ intim kita. Apabila kita menggunakan WC umum, sebaiknya sebelum duduk siram dulu WC tersebut baru kemudian kita gunakan. Hal ini penting karena banyak penderita penyakit kelamin, setelah ditelusuri ternyata mereka pernah menggunakan toilet yang sebelumnya digunakan oleh penderita penyakit kelamin. Biasanya para penderita penyakit kelamin ingin supaya orang lain juga terkena penyakit yang sama, sehingga mereka menempuh berbagai cara untuk menularkan penyakitnya tersebut. Salah satunya ialah dengan tidak menyiram WC yang mereka gunakan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah air yang kita gunakan untuk membasuh apabila kita menggunakan toilet umum. Sebaiknya ambil air langsung dari kran, jangan mengambil air yang sudah ada di bak mandi, karena menurut penelitian air dalam bak mandi sudah banyak mengandung bakteri.
Apabila kita tinggal atau berada di luar negeri, dimana tidak ada air di toilet, maka sebaiknya kita selalu membawa air mineral, untuk persediaan apabila sewaktu-waktu kita hendak ke toilet.

Pemakaian celana yang ketat banget juga sebaiknya kita hindari, karena menyebabkan kulit susah bernafas dan akhirnya bisa menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab dan iritasi. Pemilihan bahan juga tidak kalah pentingnya, sebaiknya dianjurkan menggunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat, seperti katun. Jadi, jangan asal pilih celana dalam ya...

Pemakaian pantyliner setiap hari secara terus menerus juga nggak dianjurkan. Pantyliner sebaiknya digunakan pada saat keputihan banyak saja, dan jangan memilih pantyliner yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Menurut dr. Dewi Inong, daripada memakai pantyliner lebih baik kita membawa celana dalam untuk ganti. Begitu juga dengan pemilihan pembalut wanita, sebaiknya pilihlah pembalut yang tidak mengandung gel, sebab gel dalam pembalut kebanyakan dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan timbulnya rasa gatal.

Kapan saatnya kita mengganti pembalut? Yaitu apabila di permukaan pembalut telah ada gumpalan darah sebaiknya kita segera mengganti pembalut kita, walaupun baru saja kita ganti pembalut. Alasannya ialah karena gumpalan darah yang terdapat di permukaan pembalut tersebut merupakan tempat yang sangat baik untuk perkembangan bakteri dan jamur.

BAGAIMANA CARA MEMBERSIHKAN BULU KEMALUAN YANG BENAR?

Pada prinsipnya kita tidak boleh membersihkan bulu daerah kemaluan dengan cara mencabutnya. Sebab, apabila kita mencabut bulu kemaluan, maka akan timbul lubang pada bekas cabutan tersebut, dan ini dapat menjadi jalan masuk bagi kuman atau bakteri dan jamur yang dapat mengakibatkan timbulnya iritasi dan penyakit kulit di daerah tersebut.

Menurut hadist Rasulullah, minimal setiap 40 hari sekali kita dianjurkan untuk merapikan bulu kemaluan kita.
Bulu kemaluan yang terlau lebat (yang tidak pernah dirapikan) dapat menjadi tempat tumbuhnya kutu, bakteri, kuman serta jamur, yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Sereeem, kan?

Menurut dr. Dewi Inong, merapikan disini bisa hanya dengan memendekkan saja. Misalnya dipendekkan kira-kira setengah sentimeter dengan menggunakan gunting. Atau apabila kita mau mencukurnya bisa menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut yang sebelumnya sudah kita cuci dahulu dengan sabun dan disiram air panas. Setelah digunakan, alat cukur dicuci kembali dan disimpan ditempat yang bersih dan kering, jangan disimpan ditempat yang lembab, karena bisa ditumbuhi jamur dan bakteri. Juga jangan menggunakan alat cukur secara bergantian, walaupun dengan suami kita. 

Kalau kita mengalami tanda-tanda keputihan yang tidak normal sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena ini tanda dari suatu penyakit. Dan jika kita menemukan benjolan apapun yang tidak wajar serta adanya luka seperti luka sariawan atau luka lecet di daerah kemaluan kita sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Bagi pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap sebelum menikah, misalnya: pemeriksaan penyakit kelamin (herpes, chlamidya, syphilis), pemeriksaan darah, pemeriksaan toksoplasma, dsb.

Lebih lanjut dr. Dewi Inong menekankan agar para orang tua berusaha mendekati putra-putrinya sebagai teman. Orang tua harus pandai dan bijak dalam menanamkan nilai-nilai agama dan menyampaikan informasi pendidikan seksual kepada anak-anaknya. Sebab penderita penyakit seksual sekarang ini bukan hanya orang dewasa saja, namun anak-anak pun sudah mulai menjadi korban. Kita harus mengajarkan cara-cara menjaga kebersihan daerah intim sejak dini kepada anak-anak kita terutama putri-putri kita. (Referensi : dr. Dewi Inong dan Kharisma.com)


Kurang lebih itulah pengetahuan baru yang saya dapat setelah mengikuti seminar tersebut. Beneran nggak nyesel deh sudah ikutan. Sekitar setengah dua lebih, seminar berakhir dan dr. Dewi Inong pun menutup presentasinya dengan nasihat buat para muslimah agar  care dengan tubuhnya. Setelah itu acara ditutup dengan membaca doa penutup majelis dan senyum sumringah dari para peserta termasuk saya dan Dine. Mungkin, karena merasa dapat pencerahan, hehehe. Saya dan Dine pun sempat mengobrol sedikit,

Saya : "Tuh Din, makanya rawat diri."
Dine : "Iya, ente juga. Ayo makanya mulai beli perlengkapan."
Saya : "Ayo, tapi tunggu gajian yak, hehehe."
Dine : "Iya deh."
Saya : "Buat bekal "nanti" juga kan, Din. Harus care."
Dine dan saya : senyum-senyum penuh arti.

Setelah seminar selesai kami pun memutuskan untuk melanjutkan obrolan tad sambil makan siang di Dapur Q-ta. Entah kenapa obrolan tentang perawatan diri malah jadi membahas "suami idaman". @_@

Intinya, buat teman-teman, khususnya muslimah, yuk dari sekarang kita mulai peduli dengan kesehatan dan kecantikan tubuh kita. Bukankah ini adalah titipan dari Allah? sudah seharusnya kita merawat dan menjaganya dengan baik, sebagai bentuk syukur juga kan? Apalagi, manfaatnya juga untuk diri kita dan suami kita (nanti). Rawat tubuh dari sekarang, sebelum terlambat dan hal-hal yang tidak diinginkan terlanjur terjadi. Biasakan bawa "perlengkapan perawatan mini" setiap kita bepergian. Seperti facial wash, sun block, hand and body lotion, bedak, lip gloss dan tisu (untuk setelah buang air). Tapi tetepppp, jangan bermake-up yang berlebihan ya, yang natural aja asal terawat dan sehat. Inget, persembahkan kecantikanmu yang secantik-cantiknya hanya untuk suamimuuuu :). Selain perawatan dari luar, perawatan dari dalam juga tidak kalah penting. Salah satunya dari pola makan kita. Jangan makan yang pedas, asam, dan berminyak. Itu berpengaruh banget lhoo terhadap kecantikan dan kesehatan. Rutinkan makan sayur dan buah. Minum jus jambu merah sangat bagus, tapi campuran gulanya jangan banyak-banyak dan usahakan tanpa susu. Olah raga yang teratur dan tidur yang cukup (dari jam sembilan malam sampai jam tiga pagi, bangun-bangun shalat tahajud deh). Terakhir, banyak berdoa semoga ikhtiarnya membuahkan hasil ^_^







 Perlengkapan perawatan dan kecantikan mini dalam tas kecil (praktik dibawa-bawa)

Pelihara dan percantik diri kita sesuai syari'at, yuk. Pasti bisa, Insya Allah. Nah, nanti kalau sudah menikah (uhuk, amin), minta izin dulu ya sama suaminya apakah boleh kita memakai make-up saat keluar rumah. Seperti dr. Dewi Inong yang bercerita bahwa ia pun meminta izin dari suaminya untuk memakai lipstick di luar rumah. Beliau juga bertanya kepada suaminya, "Mas mau aku make-up atau polos saja ketika di depan Mas?" Yah, begitulah kalau memang sudah berumah tangga, hal-hal seperti itu pun harus dikomunikasikan. Okelah, saya juga belum tahu banyak tentang hal ini, untuk hal ini kita bahas nanti yaa, kalau saya sudah menikah saya ceritain deh, *lho? :p

Semangat buat seluruh muslimah. Kita cantik-cantik dari hati, akhlak, dan kecantikan yang sesuai syari'at :)

Kebenaran hanya milik Allah.
Andini Nova